oleh Very Febrianto

Hello sahabat/i, lama tidak bertemu dan berkumpul kembali ya, semenjak Indonesia sekarang sedang di jajah oleh Virus Corona (Covid-19), kini langkah kita terhenti, tidak ada gerakan-gerakan yang kongkrit untuk menjalankan roda pergerakan kita ini. Semua hanya diam dan melakukan rebahan #dirumahsaja. Roda organisasi yang seharusnya dipimpim selama satu tahun, kini akibat adanya wabah Virus Covid-19 ini bisa menjadi lebih. Akibat banyak program kerja yang belum bisa terlaksana, dan adanya pelarangan untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak peserta dari sekjen kemensos.

Rindu rasanya berdiskusi di warung kopi, rindu rasanya berkumpul untuk membahas semua program kerja yang sudah kita sahkan bersama dan rindu rasanya berkumpul pada saat acara atau kegiatan yang kita laksanakan. Kini semua punah akibat sekjen kemensos melarangnya. Kebanyakan rebahan dan berdiam diri juga bisa membuat otak menjadi beku, susah untuk di ajak berfikir kembali. Tetapi sahabat/i, larangan dari sekjen kemensos jangan sampai membuat rana gerak kita terhenti, pada era revolusi industri 4.0 kita bisa memanfaatkannya dengan cara menjalankan semua program kerja melalui online ataupun kader PMII juga bisa menyampaikan ilmunya melalui online seperti cara membuat Buket hijab ataupun lainnya, agara ilmu yang sahabat/i punya dapat bermanfaat bagi orang lain.

Sahabat/i jaga kesehatan, perbanyaklah membaca dan berdiskusi, jangan berdiam dan rebahan, otak kita jangan sampai diam, agar sifat kritis – Transformatif kita terus bekerja. Mari sahabat/i kita teruskan perjuangan dan pergerakan kita, Indonesia masih tidak baik-baik saja dalam hal demokrasi, islam radikal dan lain sebagainya, bukan hanya virus Covid-19 saja yang harus di lawan.

Presiden Joko Widodo pun membutuhkan Kader PMII sebagai teman diskusinya untuk mengurus negara kata Ketum PB agus Herlambang. Oleh karena itu, PMII harus mampu melahirkan kader yang militan, kritis dan transformatif. Maka dari itu perbanyaklah membaca dan berdiskusi lewat online, jangan hanya rebahan saja. Kader PMII bukan kader Rebahan #stoprebahan.

Salam pergerakan….!!!

Penulis adalah Sekretaris Bidang 2 Komisariat PMII Sunan Kalijaga